Salah seorang kawan saya yang non-muslim pernah bertanya pada saya : “Adakah nama Muhammad dalam perjanjian lama atau perjanjian baru?”
Kemudian saya meminta izin kepadanya untuk mencarinya terlebih dahulu. Seperti biasa saya mengandalkan Mbah Gugel untuk metode pencarian pertama. Dan hasilnya adalah saya menemukan potongan ayat dari Taurat berbahasa Ibrani yang berbunyi sebagai berikut :
“Hikko mamittakim we kullo Muhammadîm zehdoodeh wa zehraee bayna Jerusalem.”
Lho kok bisa ada nama Muhammad di Taurat?? 
Tentu saja bisa, karena beberapa bagian dari Taurat yang umat Muslim yakini kan masih asli firman Allah. ![]()
Potongan ayat tersebut berasal dari Song of Songs 5:16 atau Kidung Agung 5:16, yang artinya berbunyi sebagai berikut :
“Teramat manis tutur katanya, ia adalah Muhammadîm. Inilah kekasihku dan sahabatku, O puteri-puteri Yerusalem.”
Secara signifikan, Kidung Agung 5:16 menyebut nama Muhammad dengan imbuhan “îm†(agung). Karena menurut Kamus Ben Yehuda : Ibrani-Inggris, itu benar diucapkan sebagai “Muhammad”.
Kenapa mengartikannya harus langsung dari Bahasa Ibraninya? Karena saya nggak mau pakai bibel yang versinya ada ribuan dan hingga kini sudah mengalami ratusan ribu revisi.
Para rabbi (pendeta yahudi) bahkan mengakui bahwa yang dimaksud dalam ayat tersebut adalah Nabi Muhammad.
Kalau masih nggak percaya juga silahkan dilihat videonya berikut ini :
Buat yang nggak sabaran, silahkan langsung loncat ke menit ke 4:45
mau download video porno terbaru CARI DISINI
tolol mana ada tertulis seperti itu!!!
dasar kalian orang islam bisanya berkata dusta saja,memutar balikan fakta.
padahal ajaran yg paling jahat adalah ajaran islam.
yg bisanya hanya jadi teroris aja,tukang sirik.
hahahahahaha
Subhanallah…. maha suci Allah
Kebenaran tidak akan dapat ditutup-tutupi
Ya Allah Rabb yang saya sembah hanya padamu tempatku tuk kembali
tunjukkanlah mereka jalan yang benar sehingga mereka benar-benar percaya
bahwa tidak yang terjadi secara kebetulan melainkan atas izinMu dan ternyata memang sebelum nabiku Muhammad datang Engkau telah memberi tanda akan adanya nabi akhir zaman yaitu Muhammad SAW.. Semoga Allah mengampuni setiap hinaan yang ditujukan bagi Agamaku….
Benar-benar perdebatan yang gak ada ujungnya. Hai, siapapun kalian yang mengaku beriman kepada Allah, baiklah masing-masing berdoa memohon hikmat yang benar dari-Nya. Sebab yang demilkian jauh lebih berguna bagi kita semua daripada berdebat yang tidak ada hasilnya. Siapakah kita semua? Apakah kita semua ada yang pernah melihat Allah, sehingga kita sok tau? Dan apakah kita semua pernah berbicara secara langsung dengan Allah, sehingga kita mau memperkatakan keputusan-Nya? Tidak, tidak ada satupun manusia yang telah bertemu dan berbicara dengan-Nya. Kalau ada yang mengaku sudah pernah bertemu dan berbicara dengan Allah, berarti dia adalah pembohong besar. Kita semua mengenal Allah dari kitab suci kita masing-masing dan tidak yang pernah melihat bagaimana kitab suci itu dituliskan. Oleh karena itu, kita semua mengenal Allah adalah murni dari kesaksian orang-orang yang telah mendahului kita. Apakah itu kebenaran dan apakah itu keyakinan? Secara umum, bukankah lebih banyak diantara kita yang menerima kedua-duanya berasal dari faktor keturunan? Jika kita terlahir dari keluarga beragama islam, maka dengan otomatis kita akan mengyakini Islam yang paling benar. tetapi sebaliknya kalau kita terlahir dari keluaraga Kristen, apakah kita akan mengatakan Yesus bukanlah Tuhan? Fakta ini sungguh jelas membuktikan bahwa agama dan keyakinan bukanlah sesuatu yang bisa diperdebatkan. karena jika diperdebatkan, sudahlah dipastikan masing-masing pihak akan saling menyerang dan bertahan. Akhirnya apa yang terjadi? Yang terjadi hanyalah dendam dan permusuhan saja. Kalau demikian jadinya, lalu pertanyaan untuk kita renungkan bersama adalah siapakah yang telah melaksanakan kehendak Allah dengan benar? Karena saya yakin bahwa kita semua yang mengaku beriman, pastilah percaya Tuhan Allah yang kita sembah masing-masing adalah Tuhan yang mengkehendaki seluruh umat manusia bisa hidup dalam damai sejahtera. Kalau tidak demikian halnya, maka sesungguhnya kita semua tidaklah mengenal Allah secara baik dan benar. Gimana, masih mau berdebat? Siapapun yang setelah membaca surat ini, masih mau mengatakan dia yang paling benar, maka ketahuilah bahwa anda belum mengenal Allah secara layak. Sekali lagi, yang Allah kehendaki adalah damai sejahtera diantara umat-Nya. jadi, semua orang yang membuat onar dan kekacauan tidak layak disebut mengenal Allah. Dan terakhir, mengenai siapa yang benar, hendaknya kita masing-masing dengan tekun berdoa kepada Allah agar kita diberi-Nya hikmat untuk mengenal Dia secara benar. Sebab orang yang disebut berbahagia adalah orang yang telah mengalami pertumbuhan rohani secara pribadi bersama dengan Tuhan Allah. Dan mengenai Yesus Kristus adalahTuhan atau bukan, biarlah Allah yang menjawabnya secara pribadi kepada manusia. Karena hikmat Allah jauh lebih luas dari hikmat manusia yang terbatas dan pengetahuan-Nya jauh melampaui segala akal budi manusia, serta keputusan-Nya sungguh tidak terselami oleh manusia. Salam kasih buat semuanya. Bagi yang Kristen, semoga kasih dari Tuhan Yesus Kristus melimpahi hidup kalian semuanya. Sedangkan bagi Muslim, semoga Allah memberikan segala hikmat dan perngetahuan kepada kalian semuanya untuk mengenal Dia secara benar dan sempurna.